'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Pengajian Rutin PCA Sragen Era Pandemi
27 September 2021 16:09 WIB | dibaca 65

Setelah kurang lebih 1.5 tahun Pengajian PCA Sragen terhenti karena pandemi , maka mulai tanggal 27 September 2021, Pengajian Rutin PCA Sragen telah dimulai kembali dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Pengajian diubuka oleh Ibu Noor Budi, S. Pd selaku Sekretaris PCA dan dilanjutkan tadarus Aq Qur'an secara bersama-sama.

Acara selanjutnya adalah sambutan yang dibawakan oleh Ibu Hj. Tuti Hartati, S. Pd selaku Ketua PCA.

Diantara isi sambutan beliau adalah mengajak agar warga PCA Sragen tetap aktif di masyarakat sekalipun pandemi belum berakhir dan harus tetap mejaga kewaspadaan (mematuhi protokol kesehatan) , selain itu ibu Ketua juga kembali mengingatkan akan nama-nama pengurus PCA Sragen beserta bidang masing-masing. Acara inti adalah tausiyah yang dibawakan oleh Ibu Dra. Kiswiyati selaku ketua Majelis Tabligh PCA Sragen.

Tausiyah yang disampaikan berjudul MENGHADAPI UJIAN HIDUP SESUAI PETUNJUK ROSULULLAH SAW.

Inti dari tausiyah ini antara lain adalah :
Bahwa dalam kehidupan manusia pastilah akan selalu ada permasalahan, baik itu masalah ekonomi, keluarga, kesehatan dan lain-lain. Permasalahan yang dihadapi oleh manusia yang satu dengan yang lain tidaklah sama. Dan kita harus yakin bahwa dalam setiap pemecahannya (solusinya), seperti yang sudah difirmankan Allah SWT dalam QS Al Baqarah : 286 yang artinya yaitu : Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya.

Sedangkan menurut tuntunan Rosulullah SAW, bahwa apabila kita menghadapi permasalahan hidup maka solusinya adalah :

1. Sebagai bukti kasih sayang Allah SWT kepada kita semua seperti juga yang tertuang dalam QS 42 ayat 30

2. Harus sabar dan ikhlas, karena merupakan kunci untuk mengantarkan ke surga, seperti yang tertuang dalam hadist Qudsi yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

" Jika karena sabar dan ikhlas saat tertimpa musibah, maka tidak akan mendapatkan pahala kecuali syurga"

3. Musibah/Ujian adalah cara Allah menjadikan kita lebih baik lagi. HR Bukhari "barangsiapa yang dikehendaki Allah menjadi orang baik, maka akan ditimpakan ujian kepadanya.

4. Ujian yang kita hadapi hanyalah sementara. Sabda Rosul yang diriwayatkan oleh Tirmidzi "Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh dan akan meninggalkannya."

5. Muncul kepedulian terhadap sesama. HR Muslim "barangsiapa yang memudahkan orang yang tertimpa kesulitan maka Allah akan memudahkan hidupnya di dunia dan di akherat.

Itulah diantara inti tausiyah yang disampaikan oleh Dra. Kiswiyati.

 

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari